Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Kata Dokter : Buah Kelengkeng Adalah Pusaka, Sayangnya Tiga Kategori Orang-orang Ini Akan Menjadi Fatal Jika Mengonsumsinya!

Dimocarpus longan atau kelengkeng atau longan adalah buah yang umum ditemui dalam kehidupan kita sehari-hari, ia merupakan tanaman yang berkhasiat obat sekaligus sebagai makanan bergizi tinggi. Memiliki efek yang sangat baik untuk menguatkan jantung dan limpa serta menambah kekurangan darah. Karena rasanya yang manis, sehingga buah ini sangat disukai.

Kata Dokter : Buah Kelengkeng Adalah Pusaka, Sayangnya Tiga Kategori Orang-orang Ini Akan Menjadi Fatal Jika Mengonsumsinya!

Khasiat kelengkeng

1. Memadat-kencangkan payudara

Banyak yang tidak tahu bahwa kelengkeng memiliki khasiat ini. Kelengkeng memiliki banyak resep yang dipadukan sebagai suplemen pengencang payudara.

Dalam pengobatan Tiongkok, Kelengkeng digunakan untuk menguatkan energi vital, sementara bagi kaum wanita yang sering mengonsumsi buah ini, wajahnya akan tampak kemerah-merahan dan tubuh yang padat berisi.

2. Menambah darah dan menguatkan otak

Memiliki khasiat sebagai penguat sekaligus suplemen bagi otak. Dalam kitab Compendium of Materia Medica atau kitab farmakologi tradisional Tiongkok kuno disebutkan bahwa buah ini dapat “mengembalikan fungsi limpa dan menguatkan otak”.

3. Berkhasiat untuk mencerahkan kulit dan anti penuaan.

Kaya akan nutrisi, bisa meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, sehingga juga memiliki khasiat tertentu dalam hal kecantikan kulit dan anti penuaan.

4. Mencegah kanker

Dapat menghambat pertumbuhan sel tumor, meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh.

5. Membantu tidur

Memiliki efek menenangkan saraf, menambah darah dan menguatkan limpa

6. Menurunkan koletserol

Dapat mengurangi kadar lemak dan kolesterol dalam tubuh.

Meski kelengkeng banyak khasiatnya, namun tiga kategori orang ini sebaiknya menghindari mengonsumsi buah kelengkeng

1. Wanita hamil

Ibu hamil tidak baik mengkonsumsi buah kelengkeng berlebihan karena dapat mengalami kesulitan saat proses persalinan kelak, jadi dihimbau sebaiknya hindari makan kelengkeng untuk mencegah keguguran.

2. Penderita asam urat

Penderita asam urat juga dihimbau sebaiknya hindari makan kelengkeng untuk mencegah pembengkakan dan nyeri sendi.

3. Penderita asma

Penderita asma sebaiknya juga hindari makan lengkeng, jika tidak, akan rentan memicu batuk panas.

Dalam kondisi tertentu, buah mungil ini sangat cocok dikonsumi oleh orang-orang seperti berikut ini :

Mereka yang fisiknya lemah pasca sakit

Orang-orang yang kurang darah, lemah saraf, lemah secara fisik dan muka pucat pasi, palpitasi jantung atau jantung berdebar, dan mereka yang pelupa serta susah tidur-insomnia

Pantangan buah lengkeng

1. Kelengkeng tidak boleh dimakan bersama dengan lobak

Lobak termasuk dalam kategori makanan penurun panas, sehingga tidak baik dikonsumsi bersama dengan kelengkeng, karena buah ini bersifat panas.

2. Tidak boleh dimakan bersama pisang

Jika buah kelengkeng yang sifatnya panas dimakan bersama dengan pisang yang bersifat dingin, maka itu tak ubahnya seperti minyak dan air yang saling bertentangan.

Tidak baik mengonsumsi secara berlebihan

Makan kelengkeng secara berlebihan dapat memicu panas dalam, menyebabkan ketidaknyamanan pada tenggorokan, karena buah ini termasuk dalam sejenis makanan yang bersifat panas.

Meskipun buah kelengkeng memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan juga kecantikan kulit, namun juga memiliki beberapa efek samping yang tidak dapat dihindari jika terlalu banyak mengonsumsinya.

Misalnya, dapat meningkatkan kadar gula dalam darah karena kandungan fruktosa pada kelengkeng yang melimpah, sehingga tubuh akan mengalami kesulitan untuk memproses penguraian lemak.

Kemudian berpotensi obesitas, nafsu makan berkurang, keracunan ringan seperti keluhan pada perut hingga muntah-muntah.

Selain itu juga dapat mengganggu sistem pencernaan, merusak organ pada janin, mengakibatkan keguguran, sakit kepala, gangguan motorik serta dapat memicu penyakit ginjal.

Jadi sebaiknya dalam mengonsumsinya tidak berlebihan, sebab apa pun yang berlebihan hasilnya tidak akan baik.