Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Kisah Perempuan Pengamal Basmalah, Setelah Dibuang Dompetnya Kembali Lagi, Subhanallah!

Diceritakan dalam kitab Nawadzir karangan Ahmad Syihabuddin bin Salamah Al-Qulyubi bahwasannya dulu terdapat seorang wanita yang selalu membaca basmalah di dalam setiap amalnya.

Kisah Perempuan Pengamal Basmalah, Setelah Dibuang Dompetnya Kembali Lagi, Subhanallah!

Namun ia memiliki suami yang fasiq dan durhaka yang sangat terganggu dengan apa yang ia lakuakan, karena dikit-dikit baca basmalah, hingga akhirnya timbulah rencana buruk yang bertujuan untuk menjebaknya.

Suaminya memberikan ia dompet dan menyuruhnya untuk menjaga. Akhinya ia menaruh dompet tersebut ke dalam almari sambil membaca basmalah. Kemudian menutupnya dan menguncinya juga sambil membaca basmalah.

Namun ketika ia pergi, tiba-tiba suaminya membuka almari itu dan mengambil dompet tersebut dan membuangnya ke sumur. Tujuan suaminya yang sebenarnya adalah agar bisa memarahinya dan mencela prilakunya yang sering membaca basmalah.

Ketika istrinya datang suaminya langsung berkata: “Di mana dompetnya?” Dia pun langsung menuju almari dan sebelum membuka ia membaca basmalah dan langsung memberikan dompet yang ada di dalam almari sebelumnya kepada suaminya.

Suaminya yang tau telah membuangnya pun terkaget dan kemudian bertaubat terhadap tindakannya dan percaya terhadap keistimewaan basmalah.

Dikatakan bahwa ketika si wanita tersebut membuka almari, seketika itu Allah memerintahkan malaikat jibril untuk mengambil dompet yang ada di dalam sumur dengan cepat dan melatakkannya kembali ke tempat semula.

Hikmah

Dari cerita ini kita bisa mengetahui kehebatan dan keistimewaan basmalah. Tidak hanya cerita ini namun banyak juga dalam cerita-cerita lain entah itu di Indonesia atau di negera manapun entah itu di dekat kita ataupun jauh dari kita yang biasa kita dengar.

Membaca basmalah di dalam setiap pekerjaan kita juga di anjurkan oleh Rasulullah dalam hadist nya :

كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه ب ( بسم الله الرحمن الرحيم ) فهو أبتر

Artinya : "Segala perkara baik yang tidak di dahului dengan bacaan basmalah maka ia seperti orang yang tidak punya tangan dan kaki ( terputus )"

Imam nawawi berkata: setiap perkara baik yang tidak di dahului dengan bismillah maka berkurang barakahnya.