Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Hanya Jualan Siomay Di Jakarta, Pria Ini Bisa Punya Rumah Dan Sawah Di Kampungnya

Jangan memandang rendah sebuah pekerjaan. Ungkapan itu rasanya sesuai untuk gambarkan kisah inspiratif dari seorang bapak yang berprofesi sebagai tukang Siomay di Ibu Kota Jakarta.

Hanya Jualan Siomay Di Jakarta, Pria Ini Bisa Punya Rumah Dan Sawah Di Kampungnya

Dengan bermodalkan gerobaknya, pria ini menjual siomay dan batagor Garsela di sekitar jalanan metropilitan. Sang pedagang, Bapak S terlihat masih kuat dan semangat terlepas dari usianya yang sudah tidak muda lagi.

Berdagang siomay dan batagor menjadi sumber mata pencaharian Bapak S untuk bisa mencukupi kebutuhan seluruh keluarga.

Walau di Jakarta ia tinggal mengontrak, namun di kampung halamannya tepatnya di Garut, Jawa Barat ia sudah membangun rumah.

Tak hanya itu, ia juga memiliki sawah dan kebun. Semua jerih payahnya merantau di Jakarta terbayar dengan hasil yang memuaskan.

“Alhamdulilah dari dagang bisa bikin apa yang saya inginkan, setiap bulan saya pulang kampung untuk panen. Tanah di kampung masih murah jadi saya masih sanggup membelinya. Saya menyesal waktu tahun 1982 tidak membeli tanah di Jakarta, padahal waktu itu harga tanah masih sangat murah jadi di Jakarta saya ngontrak sama istri saya,” paparnya.

Meski tidak berpendidikan tinggi karena sekolah dasar pun tak lulus, Bapak S membuktikan dirinya bisa berhasil dengan jerih payahnya bekerja.