Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Lihat Pengawal Ustadz Somad saat Dihina Rudy Ian, Masih Ada Mau Macam-macam? Bikin Nyali Ciut

Warganet pemilik akun Rudy Ian pada Facebook menyebut Ustadz Abdul Somad sebagai (maaf) "iblis" dalam status akunnya, Selasa (22/5/2018).

Lihat Pengawal Ustadz Somad saat Dihina Rudy Ian, Masih Ada Mau Macam-macam? Bikin Nyali Ciut

Ia menulis, "Alhamdulillah... iblis ini tdk masuk dlm dftar 200 mubalik mentri agama..."

Sebagai pelengkap, pemilik akun juga mengunggah foto Ustadz Somad yang sedang dikawal polisi.

Satu di antara polisi yang mengawal adalah Irjen Umar Septono yang kini menjabat Kapolda Sulawesi Selatan (berada pada sisi kanan dalam foto).

Belum lagi sejumlah perwira menengah lainnya.

Ustadz Somad sebagaimana dalam foto, dikawal saat berada di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (26/3/2018).

Terkait dengan tulisan status tak tersebut, publik pun geram.

Seperti diketahui, Kementerian Agama RI melansir daftar 200 nama mubalig Indonesia yang direkomendasikan.

Namun, nama Ustadz Somad tak masuk dan itulah yang dikomentari pemilik akun Rudy Ian.

Sayangnya, ungkapan pemilik akun Rudy Ian disebut-sebut kelewat batas.

Kini, tulisan pemilik akun Rudy Ian Ustadz Somad sudah dihapus dari lini masa

Pada lain sisi, ternyata Ustadz Somad merespon.

Penceramah alumnus Universitas Al Azhar, Mesir itu mengunggah tangkapan layar status pemilik akun Rudy Ian soal dirinya melalui akunnya pada Instagram bernama @ustadzabdulsomad, Rabu (23/5/2018).



Ustadz Somad tidak banyak menuliskan kalimat, namun ia justru mendoakan pemilik akun Rudy Ian agar diberikan hidayah oleh Allah SWT.

"اللهم اهد قومي فانهم لا يعلمون  Ya Allah berilah kaumku hidayah karena mereka tidak mengerti," tulis Ustadz Somad.

Kendati dia mendoakan pemilik akun Rudy agar diberi hidayah, tetap saja netizen lain merasa geram.

Alasan Tak Direkomendasikan

Sebelumya dan hingga sekarang, lansiran Kemenag ini sedang menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Satu di antara penyebabnya adalah adanya mubalig kondang yang belum direkomendasikan, di antaranya adalah Abdul Somad.

Ustadz Somad sebagaimana diketahui, merupakan mubalig yang sedang diidolakan sebagian kalangan.

Forum pengajian yang dihadirinya pun selalu dibanjiri jamaah.

Belum lagi video rekaman ceramahnya viral melalui media sosial.

Lalu, kenapa Ustadz Somad belum direkomendasikan?

Menurut pihak Kemenag, awalnya ada nama Ustadz Somad, namun saat dikonfirmasi, beliau tak bersedia lantaran memiliki jadwal padat.

Hal tersebut juga sesuai dengan posting-an Ustadz Somad melalui akunnya pada Instagram @ustadzabdulsomad, Sabtu (19/5/2018).

Posting-annya tersebut berupa screenshot percakapan dirinya dengan seseorang melalui aplikasi pesan instan WhatsApp.

"Bagaimana tanggapan ustadz, Ustad tidak termasuk dalam 200 mubalig rujukan Kemenag?" demikian pertanyaan itu.

Dijawab Ustadz Somad, "Sebab Kemenag tidak ingin mengecewakan masyarakat. Karena saya penuh sampai April 2020," tulis Abdul Somad.

Terkait dengan tak masuknya nama Ustadz Somad dalam daftar mubalig direkomendasikan, warganet justru menulis berbagai komentar protes bernada pedas melalui akun Instagram @kemenag_ri.

Pemilik akun @neng.da2 menulis komentar, "alhamdulillah masyarakat sudah faham dan Cerdas..... Mana ustadz yang perlu di dengarkan.... ga perlu di List.. dan sya malah gak kenal dr semua yang di List... hihi."

Pemilik akun @farhansyuhada21 menulis komentar, "@kemenag_ri Sadar lah, tanggung jawab besar, akhir zaman hati hati ikut penguasa, hehe saya pikir anda semua yang disana punya ilmu agama dan paham maksud saya."

Pemilik akun @farhansyuhada21 menulis komentar, "Dulu sering ikutin saran kemenag gatau kenapa di pemerintahan sekarang saya masa bodo sama apa pun yang disampainkan kemenag, ingat pak tanggung jawab besar loh, udah beberapa kali kena blunder sadarlah."

Pemilik akun @noorfa_renny menulis komentar, "Maaf bapak menteri, kami jadi semakin ragu kepada pemerintah. Benar benar ragu dan hampir tidak percaya kepada apapun yang kalian katakan."

Pemilik akun @ugi_bone menulis komentar, "Hentikan, rilis nama2 ulama ygvakhirx menjadi pemecah belah ummat."

Pemilik akun @ber.sandar menulis komentar, "Dengan di keluarkannya LIST itu malah bikin perpecahan aja."