Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Nama Lelaki Ini Jadi Dambaan Seluruh Umat Islam Saat Puasa Ramadhan,Loh Kok Bisa?

Kehadiran selebritis, biasa ditunggu penggemarnya. Bisa ratusan, ribuan, bahkan jutaan, tergantung seberapa besar jumlah fans yang dimiliki. Namun, ada yang nggak biasa dengan pria biasa dari Kalimantan Selatan, Indonesia. Terlahir dan menjalani hidup sebagai orang biasa, berkat namanya, kehadiran pria ini selalu dinanti jutaan orang yang menjalankan puasa di bulan Ramadan tiap tahunnya.

Nama Lelaki Ini Jadi Dambaan Seluruh Umat Islam Saat Puasa Ramadhan,Loh Kok Bisa?

Pria asal Kalimantan Selatan yang dimaksud, lahir di Nusa Tenggara Barat pada 8 September 1977. Ia berdomisili di Ringkit, Kuranji. Pada saat beliau lahir, orang tuanya memberikan nama yang cukup unik, yakni Azan Magrib. Nama itulah yang membuat dirinya dinantikan banyak orang yang menjalankan puasa pada bulan Ramadan.

Alasannya sepele! Azan magrib merupakan penanda waktu berbuka puasa, makanya dirinya dinantikan banyak orang yang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Ada pun nama unik itu diberikan oleh orang tuanya, karena beliau lahir tepat pada saat azan magrib berkumandang di Lombok.

Sebelum menerima nama unik sepenuhnya, Azan Magrib sempat menanyakan kenapa ia diberikan nama unik itu, alih-alih nama normal seperti semua kakaknya. Ia menanyakan itu karena dirinya sering dijadikan bahan guyonan oleh teman-temannya, serta secara kebetulan semua kakaknya meninggal dunia pada waktu magrib.



“Saya sempat menanyakan kepada kedua orangtua, kenapa nama saya Azan Magrib nggak seperti semua kakak saya. Lalu ibu saya berkata, itu nama yang paling baik buat kamu,” ucap Azan Magrib.

Ketika berkunjung ke Samarinda pada tahun lalu, Azan Magrib sempat mendapatkan peristiwa berkesan. Ia diberhentikan dua kali oleh polisi dan diminta turun dari mobil setelah namanya diketahui. Ternyata bukan karena pelanggaran telah dilakukan olehnya, melainkan polisi-polisi itu ingin mengajak berfoto bersama.

“Wah, kamu ini toh yang ngebuat rame media sosial. Ayo ke sini dulu, kita foto bareng,” tutur Azan Magrib menirukan perkataan polisi.

Nah, gimana kawan, kalian kalau puasa menantikan Azan Magrib juga nggak? Atau biasa aja, karena khusyuk beribadah? Jangan lupa komentar ya!

Komentar