Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Viral Bakso Diludahi, Keluarga Korban Tukang Bakso Beri Pesan Ini

Viral Bakso Diludahi, Keluarga Korban Tukang Bakso Beri Pesan Ini


Video oknum penjual bakso berinisial WS viral di media sosial usai meludahi mangkok dagangannya.

Adapun kejadian itu dialami oleh seorang bernama Nur Hikmah yang tinggal di Komplek Unilever, Kelurahan Meruya Selatan Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Kaka Ipar Korban, Ahmad menuturkan bila video tukang bakso yang ludahi mangkok dagangannya disebar ke group WhatsApp hanyalah sebuah imbauan kepada masyarakat lainnya agar waspada saat membeli makanan.

“Kita di caption video itu hanya imbauan, agar beli makanan waspada,” kata Ahmad.

Ia melanjutkan, dari video oknum tukang bakso yang meludahi mangkok dagangannya, diharapkan masyarakat bisa berspekulasi sendiri dan dirinya enggan menjudge pedagang itu.

Di samping itu, Ahmad mengaku usai video tersebut viral banyak masyarakat yang berbondong-bodong datang ke rumah korban untuk melihat secara langsung.

“Banyak si perbedaannya, misal tetangga pada datang melihat rekaman CCTV” tutupnya.

Sebelumnya, Hikmah, seorang ibu rumah tangga tak menyangka niatnya membeli bakso malah mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan. Mangkok bakso yang mau dibeli malah diludahi sama penjualnya terlebih dahulu.

Aksi tukang bakso tersebut beruntung terekam kamera CCTV milik Hikmah. Hikmah melihat dengan jelas kejadian yang terjadi di Kompleks Unilever, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Selasa (23/6/2020) petang.

Diceritakan awal mula peristiwa tersebut terjadi saat korban memesan satu porsi bakso cuanki.

Namun karena waktu bertepatan dengan adzan maghrib, korban meninggalkan pesanan itu sesaat pada pedagangnya untuk masuk ke dalam rumah.

"Awalnya saya pesen terus mau azan maghrib, kan punya anak bayi, saya masuk dulu. Saya heran kenapa kok lama banget bikinnya," kata Hikmah saat ditemui, Rabu (24/6/2020).

Karena merasa penasaran, korban mencoba mengecek rekaman CCTV untuk melihat apa yang dilakukan oleh si penjual.

Alhasil, korban menemukan mangkuk pesanannya itu diduga diludahi oleh si penjual.

Hikmah takut menegur karena suaminya tidak ada di rumah.

"Abangnya ngak tahu kenapa nggak bikinin. Saya masuk lihat CCTV, tahu-tahu kayak gitu. Diludahin, mau tegur takut, kan suami belum pulang," kata Hikmah.

Dia akhirnya membuang bakso yang diterima tersebut. Hikmah heran, di tengah pandemi Covid-19 masih ada orang yang disebutnya sangat iseng tersebut.

"Takutlah, musim begini malah iseng. Saya terima, saya buang langsung," ucapnya.

Lihat videonya dibawah ini:


Menanggapi video yang viral itu, Warganet mengatakan bahwa tindakan itu merupakan upaya pesugihan.

"Pelaris biasanya tuh, air ludahnya buat sarat" ujar akun @ekaayu23.

"Hmm.. Mungkinkah itu syarat?" timpal @ @sisca_firdaus.

Tindakan seperti yang ditunjukkan dalam video yang sudah beredar ini membuat warganet merasa khawatir, terlebih kondisi penyakit yang sedang mengintai seluruh umat saat ini.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, salah satu warganet menyarankan agar sebaiknya menunggu hingga selesai setiap memesan sesuatu.

"Makanya kalo beli sesuatu makan ditungguin sampai beres biar ga macem-macem mamangnya," tutur akun @ina_mutmainnah.

Cara Menghindari Efek Negatif Penglarisan


Percaya tidak percaya, istilah menggunakan ajian penglaris atau pengasihan memang masih dipercayai sebagian besar orang.

Sebagian orang yang tak beriman pada Tuhan menggunakan hal tersebut agar membuat usahanya maju.

Bentuknya macam-macam, mulai dari air ludah, darah menstruasi bahkan air kencing penjualnya sendiri.

Oleh karena itu, hendaknya sebelum makan kita selalu berdoa, sesuai dengan perintah Rasulullah, minimal dengan menyebut nama Allah.

Maka, dengan membaca bismillah, efek negatif dari penglarisan tidak akan mempengaruhi tubuh yang menyantapnya dan mahluk gaib yang akan mendekat pun langsung lari kocar kacir.